Category Archives: MATERI
SENDI
Kamu tentu tahu bahwa tulang-tulang tubuh saling berhubungan satu sama lain. Hubungan antar tulang yang satu dengan tulang yang lain disebut artikulasi atau persendian. Pembentukan sendi dimulai dari tulang rawan di daerah sendi. Tulang rawan membesar dan kemudian kedua ujungnya … Continue reading
HUKUM NEWTON
A. Hukum I Newton Pengalaman sehari-hari menunjukkan bahwa benda yang bergerak cenderung berhenti jika tidak didorong terus menerus. Benda yang bergerak akan berhenti dengan adanya gaya gesekan. Misalnya, ketika kamu mendorong sebuah balok kayu di atas meja yang permukaannya datar, … Continue reading
GAYA
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan bentuk benda, arah gerak benda, dan kecepatan benda. Misalnya, jika kamu menekan tanah liat berbentuk bola yang lunak dengan salah satu ujung jari tanganmu, bola tanah liat tersebut akan berubah bentuk … Continue reading
USAHA DAN DAYA
Suatu benda dapat melakukan usaha karena benda tersebut memiliki energi. Usaha adalah banyaknya energi yang diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Apakah setiap benda melakukan usaha dengan kecepatan yang sama? Perhatikan contoh peristiwa berikut! Rudi dan Amir memindahkan … Continue reading
USAHA
Dalam kehidupan sehari – hari, kata usaha sering dikaitkan dengan tindakan untuk membuat suatu perubahan atau tindakan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Misalnya, agar lulus ujian, kamu berusaha dengan belajar. Agar sembuh dari sakit, kamu berusaha dengan meminum … Continue reading
GANGGUAN DAN KELAINAN PADA SISTEM GERAK MANUSIA
Sistem gerak pada manusia dapat mengalami gangguan atau kelainan. Gangguan dan kelainan pada sistem gerak manusia diantaranya disebabkan oelh gangguan dan kelainan pada tulang, sendi, dan otot. Gangguan dan Kelainan pada Tulang a. Skoliosis Skoliosis adalah kondisi tulang belakang bagian … Continue reading
PEMBENTUKAN BAYANGAN PADA LENSA CEKUNG
Bentuk lensa cekung da tiga macam, yaitu cekung – cekung (bikonkaf), cekung – datar (plankonkaf), dan cekung – cembung (konveks konkaf). Lensa cekung memiliki ciri bagian tepi menebal dan bagian tengah menipis. Berkas cahaya sejajar yang dikenakan pada salah satu … Continue reading
PEMBIASAN CAHAYA PADA LENSA CEMBUNG
Lensa adalah benda bening yang dibatasi oleh dua permukaan lengkung dan berfungsi untuk membiaskan cahaya. Lensa secara umum ada yang berbentuk cekung dan cembung. Lensa cembung memiliki ciri lebih tebal di tengah – tengahnya daripada di pingginya. Apabila diraba akan … Continue reading
CERMIN CEMBUNG
Pada cermin cembung, permukaan bidang yang dapat memantulkan cahaya berbentuk cembung. Titik pusat kelengkungan cembung berada di belakang cermin sehingga cermin cembung disebut cermin negatif. Jika sinar datang sejajar dengan sumbu utama mengenai cermin cembung, sinar pantul akan menyebar. Cermin … Continue reading
CERMIN CEKUNG
Cermin cekung memiliki permukaan pemantul yang bentuknya melengkung atau membentuk cekungan. Berkas cahaya sejajar yang mengenai bidang cermin cekung akan dipantulkan membentuk berkas cahaya mengumpul. Cermin cekung disebut cermin konvergen (pengumpul cahaya). Ketika sinar – sinar sejajar dikenakan pada cermin … Continue reading