KISAH TELADAN NABI DAUD A.S.

Nabi Daud a.s. adalah salah seorang nabi dari Bani Israil dari sibith Yahuda. Keturunan ke-13 dari nabi Ibrahim a.s. Nabi daud a.s. hidup pada masa raja Talut yang beriman dan raja Jalut yang kafir. Ketika itu terjadi peperangan antara tentara Talut dan tentara Jalut. Tentara talut dapat mengalahkan Jalut serta bala tentaranya dengan izin allah SWT, dan Nabi Daud a.s. adalah seorang abala tentara Talut yang dapat membunuh raja Jalut.

Suatu Ketika, sesudah Talut wafat, Nabi Daud a.s. diangkat menjadi raja, Allah SWT memberikan kerajaan dan ilmu pengetahuan kepada Nabi Daud a.s. Kemudian Allah SWT mengangkatnya menjadi rasul dan membrikan karunia yang agung, yaitu kitab Zabur. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. al – Isra ayat 55) yang artinya:

“Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhna telah Kami lebihkan Sebagian nabi-nabi itu atas Sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud”

Kitab Zabur adalah mu’jizat bagi Nabi Daus a.s. Selain Zabur, keistimewaan Nabi Daud a.s. lainnya dalah setiap  pagi dan senja gunung-gunung bertasbih mengikuti tasbih Daud a.s. Ia juga memahami Bahasa burung – burung. Binatang juga mengikuti tasbih Nabi Daud a.s. Selain itu, kerajaannya yang kuat belum pernah sekalipun dapat terkalahkan. Sebaliknya, Nabi Daud a.s. selalu mendapat kemenangan di semua lawannya. Ia menduduki tahta kerajaan selama 40 tahun.

Di antara mu’jizat Nabi Daud a.s adalah dapat melunakkan besi seperti lilin, kemudian ia dapat mengubah – ubah bentuk besi itu tanpa memerlukan api atau peralatan apa pun. Dari besi itu Ia dapat membuat baju besi yang dikukuhkan dengan tenungan dari bulatan-bulatan rantai yang saling menjalin secara berkesinambungan. Jenis baju ini membuat pemakainya lebih bebas bergerak karena tidak kaku seperti baju besi biasa yang dibuat dari besi lembaran. Tentang mu’jizatnya ini disebutkan dalam Surah Saba’/34: 10-11 dan Surah al-Anbiya’/21: 80. Allah SWT memberi baju besi sebagai mu’jizat kepada Nabi Daud a.s. guna melindungi prajurit dari serangan musuh.

Nabi Daud a.s. adalah seorang Nabi yang amat taan kepada Allah SWT, mempunyai kekuatan di dalam beribadah terutama salat malam dan berpuasa separuh tahun, yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka, berselang seling, serta banyak beramal salih. Keberaniannya luar biasa, dia tidak melarikan Ketika bertemu musuh.

Keistimewaan Nabi Daud a.s. lainnya, ia mempunyai suara yang sangat merdu yang tidak ada bandingannya dari dulu hingga sekarang. Apabila ia bernyanyi melagukan isi kitab Zabur, maka gunung-gunung dan burung-burung ikut bertasbih Bersama Nabi Daud a.s.

 

 

Sumber:

Ghozaly Feisal, 2017, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, SD/MI kelas V, Jakarta, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

This entry was posted in SD. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.